Postingan

Mulai Dari Nol

Gambar
"Saya isi bensinnya mulai dari Nol ya Pak" Kurang lebih begitulah instruksi petugas pom bensin, memastikan isian bahan bakar sesuai SOP dan ketentuan jual. Tapi hari ini saya nggak bahas bensin atau petugas pom, karena kebetulan saya nggak ada affair sama petugas pom bensin apalagi saya owner nya :D Beberapa minggu ini saya agak kebanjiran curhatan beberapa lelaki lajang yang sedang mencari pujaan hati untuk jadi pasangan hidup (red : calon istri). Nah, mereka ini pengen nya mendapat satu kualitas wanita yang mereka ingin persunting : bersedia memulai semua dari nol

Oke, katakanlah laki ini seorang mahasiswa/SMA yang masih minta 'beasiswa kehidupan bulanan' dari orang tua/sponsor. Syarat ini menjadi hal yang lumrah, karena memang belum punya apa-apa dan kemungkinan akan memacari yang setidaknya setara mahasiswa/SMA dan belum punya apa-apa juga. Dalam case ini, pacaran dengan seseorang yang sudah mapan tidak masuk hitungan, karna emang ceritanya memulai dari nggak p…

Cinta di Balik Buku Nikah

Mas, hari ini aku menerbitkan buku. Yang sah ku tandatangan dan menjadi kolaborasi dengan seorang yang kini ku sebut suami. Bukan sukacita yang ku rasa di hari penerbitannya, bahkan aku ingin menutup dan menyimpannya segera. Karna masih ada cinta di balik buku nikah ----------------------------------------------------------- Ku pikir aku tak seharusnya aku tak menyerah pada takdir. Pernikahan ini bukan yang ku mau, bukan yang kita mau,Mas.  Seharusnya aku memakai gaun putih tanpa lengan yang ekornya panjang, memakai tudung menuju altar pernikahan di tepi pantai pulau Bali. Seharusnya aku berhadapan denganmu dan mengucapkan ikrar nikah seumur hidup. Seharusnya kita bulan madu dan tinggal di pulau Dewata. Dengan view sunrise sambil melihatmu mengerjakan tugas sebagai konsultan pajak freelance. Seharusnya kau lah takdirku, dan aku lah teman jalan hidupmu.  Bukankah itu mimpi yang kita rangkai berdua,Mas? Tahun-tahun berjuang bersama, dan kita sangat menyatu. Jiwa kita seolah mengikat ta…

Bukit Doa Immanuel (BDI)

Gambar
Hari ini saya di ajak oleh ketua Connection Group) Gereja Mawar Sharon ke sebuah bukit doa yang sering di sebut BDI (Bukit Doa Immanuel). Tempat ini sudah sering di ceritakan rekan2 CG, tapi baru dapat kesempatan hari ini. Berangkat dari Sidoarjo menuju Pandaan jam 9 pagi, kami sampai disana sekitar jam 10 pagi.. Seperti tempat doa yang sebelumnya saya pernah datangi, tempatnya tenang dan cukup hijau. Menurut cerita Pak Bro, tempat ini di kelola oleh keluarga  pendeta Mawar Sharon (keluarga Pdt Philip Mantofa). Luas lahan kurang lebih 13 Ha dan cukup berkeringat kalau di kelilingi semua hahahaha
Tempat ini dilengkapi tempat penginapan untuk bermalam, ruang doa yang banyak, tempat makan yang luas, fasilitas permainan anak (flying fox, ayunan, dll), kolam, hingga lapangan.


I found something peace here. Kalau suatu hari saya benar-benar penat mungkin saya akan bertapa sendiri disini.  Dan moment teduh adalah kembali dalam khadirat Tuhan. Mengutarakan semua keluh kesah, marah dan sukacit…

Apa Enaknya Menikah?

Sore itu saya di tegur oleh seseorang yang cukup saya hormati dengan kalimat kampret :  "Menikah itu nggak enak, ribet. Lapo gopoh pingin dirabi (Kenapa buru-buru pengen di nikahi?, bahasa Jawa)?"
Seperti wanita pada umumnya, saya tumbuh besar dengan impian menikah bersama pria tampan yang analogi kuda putihnya adalah mobil Jaguar. Yang analogi kastil besarnya adalah rumah elit daerah Kemang, dan yang analogi papa-nya raja adalah papa pemilik saham terbesar segala industri dalam dan luar negeri.  Kelak pernikahan kami akan di adakan semewah pesta Disney Land, lalu 9 bulan kemudian saya melahirkan anak lucu menggemaskan, yang akan kami cubit manja hingga kisah kami di labelkan Happy Ending.  Stop! itu cuma khayalan yang tumbuh jadi borok di otak saya hingga saya berusia 25 tahun. Yes, 25 tahun cukup menyadarkan bahwa realita selalu lebih kampret menampar Pebri tanpa ampun. Tak ada pria berJaguar, tak ada rumah elit daerah Kemang, tak ada saham berlembar-lembar. Bahkan besarnya…

Harga dan Penghargaan

harga/har·ga/n1 nilai barang yang ditentukan atau dirupakan dengan uang: mobil ini sangat mahal -- nya; 2 jumlah uang atau alat tukar lain yang senilai, yang harus dibayarkan untuk produk atau jasa, pada waktu tertentu dan di pasar tertentu; 3ki kehormatan (diri): tahu akan -- dirinya;4ki guna (arti, kepentingan, kabar, dan sebagainya): saran itu dianggap tidak ada -- nya untuk diperhatikan;ada rupa ada -- , pb harga barang ditentukan oleh keadaan barang;
penghargaan/peng·har·ga·an/n perbuatan (hal dan sebagainya) menghargai; penghormatan: terimalah ini sebagai tanda ~ kami kepada Tuan

Hari ini saya ingin membahas tentang harga. No no, saya nggak lagi jualan, hanya sedang iseng membahas korelasi harga dan penghargaan.  Katakanlah kita sedang bikin acara ulang tahun, kita mengundang beberapa teman dekat atau keluarga. Jika para undangan datang membawa kado, bagaimana kita memandang kalo itu? a. Melihat nilai harga dari kado yang di terima (di skala rupiah, ex : seratus ribu atau sepuluh…

Nilai Sosial : Profesi Guru

Tadi pagi saya baca artikel menarik di situs www.brilio.net, dimana menulis curhat seolah guru TK. Lebih lengkapnya bisa baca disini. Saya memang tidak berprofesi sebagai guru, tapi pengalaman sebagai mengajar sekolah minggu (kelas belajar Alkitab dan Pujian di Gereja) pada kelas TK dan guru les privat untuk anak TK dan SD menggelitik hati saya, dan meng-iya-kan tulisan Mba Regina Rahma.  Profesi pengajar, khususnya usia bayi hingga kurang lebih 6 tahun kadang di pandang sebelah mata. Pernah pengalaman saya, kenalan dengan orang dan menyebutkan salah satu kegiatan saya sebagai guru sekolah minggu di kelas Balita. Saya bisa merasakan kurang minatnya dia akan kelas yang saya ambil, karena memang terkesan sepele dan tidak menuntut analisa keilmuan yang dalam.  Hal ini juga bisa saya rasakan saat kumpul dengan beberapa kenalan saya yang bekerja sebagai mahasiswa sekaligus guru privat. Rasanya 'nilai jual' saya tidak cukup tinggi di dunia per-lesprivat-an dibanding mereka yang men…

Firewall Party Office

Gambar
Hari ini ada pesta perpisahan di kantor (red : Firewall Party) untuk kepala HRD. Saya memang tak banyak terlibat sama beliau selama ini, beberapa kali aja ada koordinasi tapi nggak signifikan. Cuman, dipikir-pikir sedih juga ada tim yang resign/pindah. Minggu lalu Mba Vivi, salah satu Admin Marketing divisi Baverage pindah ke Bali. Kehilangannya terasa sekali karena tempat duduk Mba Vivi di sebelah pintu keluar masuk ruangan.  Belum lagi Mba Nana ada rencana pensiun bulan ini. Padahal secara profesional, resign/pensiun atau pindah adalah hal yang  biasa. Hanya masalah pembiasaan aja karena orangnya nggak bersama di jam kerja.  Tapi kemanapun rekan kerja pindah atau resign untuk perusahaan/bidang usaha lain, semoga tetap jaya dan sehat selalu. You will find in your way :)

Cerita Hujan

Tidak tahu saat kapan aku mulai menyukai hujan. Tapi yang jelas sore ini tiba-tiba aku sangat menginginkannya Mungkin jika dirunut kembali aku mulai menyukai hujan saat kita menghabiskan waktu bersama karena tertahan olehnya. Caramu bercerita tentang hujan dan bagaimana airnya jatuh ke bumi, membuatku tertarik. Sejak saat itu aku sadar cerita hujan membuatku jatuh cinta Secepat air hujan turun dari langit secepat itu juga aku menyadari hatiku kau curi. Mungkin kita bukan takdir yang akan dipersatukan tapi kita takdir yang pernah ditemukan
Hujan sore ini mengingatkan ku kembali padamu Mungkin aku takkan pernah bertemu denganmu lagi, bahkan namamu saja aku pun tak tahu Kau hanya orang asing yang sore itu muncul bercerita tentang hujan dan bagaimana keindahannya. Dan mungkin kau tak menyadari ada hati yang sudah kau tinggalkan bersama dengan hujan
Saat hujan reda, waktunya ku kembali kehidupan nyata tapi kau dan cerita hujan tak tak pernah lepas dari ingatan

Sidoarjo, 27 Juli 2017  Insp…

Jiwa Yang Kosong

Jiwa terbangun pagi itu, pertama yang dilakukannya adalah merencanakan akan melakukan apa hari ini. List seperti sehari sebelumnya, cenderung sama hanya di bumbui pertemuan teman lama nanti jam 7 malam di restoran dengan bir yang enak.  Jiwa, seperti kemarin mandi dan merapikan tubuhnya. Bekerja seperti yang sudah-sudah. Melakukan semua hal dengan sedikit modifikasi walau bukan untuk hasil yang signifikan. Si Jiwa pun merencanakan hitungan nominal masa depannya dengan tunangan tercenta. Akan berapa disisihkan kepada keluarga dari transferan gaji hari ini. Akan berapa di alokasi kebutuhan sebulan kedepan agar cashflow tetap stabil. Semua terencana, semua teratur, semua terarah.  Si Jiwa menyelesaikan pekerjaan dengan grade lumayan, cukup untuk promosi tahun depan. Jam menunjukkan 17.15, tak mengapa telat sedikit untuk pulang. Pulang sebentar ke rumah dan menyediakan diri untuk pertemuan dengan teman lama. Sampai di restoran, si Jiwa dan teman lama mengobrol lama, makan sajian, dan tak…

Penyerahan Diri

Gambar
Masih terasa euforia pesta tadi, dimana seharian ini adalah perayaan pernikahan Allegra, rekan se-apartemenku. Menjadi ratu sehari dan di-dandani sangat cantik, tampak terpancar kebahagiaan di wajahnya dan Andi, suaminya. Dan aku pun mendapat kehormatan menjadi pendamping pengantin. Yang memastikan makeup dan gaun terpasang sempurna, menenangkannnya saat nervous menuju detik pemberkatan, yang menemaninya berjalan menuju altar, yang menampung semua kado dari rekan yang datang, yang mengambilkan minum saat dia haus, yang menyediakan tissu saat dia berkeringat, dan yang melambaikan tangan saat kami mengantar dia dan suami ke rumah baru mereka.  Setelahnya ku kendarai mobil pulang ke apartemen, dan saat membuka kunci aku menyadari sesuatu : aku sudah sendiri. Sendiri karena aku tinggal di apartemen ini sendirian, sendiri karena Allegra sudah mencapai tujuannya menikah sedangkan aku masih dalam batas remang-remang. Masih terngiang saat di pesta tadi beberapa teman kami menggodaku, menanya…

Foto Hitam-Putih

Gambar
Umumnya, foto dengan elemen warna hitam dan putih adalah foto lama.. Sarat nilai sejarah dan kenangan, atau bahkan nilai komersil jika di kemas dalam fisik yang unik.  Jika di tilik lebih dalam, foto hitam putih memuat makna dalam yang terfokus, karna tak terganggu kepentingan warna lain yang dominan.  Memperlihatkan jelas gurat wajah, menampilkan ekspresi, dan mempermainkan fantasi seperti apa warna suasana saat ambil foto itu.  Agar lebih afdol, saya lampirkan sebuah foto bermuatan narsisme. Berfantasi sendirilah tentang apa yang ada pada foto di bawah, karna tak semua hal harus di komentari. Cukup seperti foto lama hitam putih, menyimpan kenangan dalam diam yang abadi..

My Lil Brother : Yosua

Gambar
Saya punya 1 adik kandung bungsu, namanya Yosua. Konon Ibu bikin namanya karena terinspirasi sama seorang Pendeta bernama Yosua saat hamil adik saya.  Yosua punya karakter seperti bungsu lainnya, dekat dengan Ibu dan agak manja.. Saat kami kecil, dia adalah raja atas saya dan abang 😆😆. Walau tingkahnya banyak, tetap saja kami sayang. Seiring berjalan waktu, Yosua saat ini jadi lulusan S1 Keperawatan yang sedang prakter RS untuk ambil gelar Nurse.  Sejak Ibu meninggal, saya berusaha memberikan perhatian lebih. Mengontrol dan memastikan kebutuhannya. Dan lucunya, sekalipun dia adik saya, secara sense rasa keibuan saya kadang keluar hihihi. Dan sumpah, jadi Ibu itu susah (salut buat Ibu-ibu di dunia). Menghitung pengeluaran pendidikan dan bagaimana pola hidupnya cukup memusingkan, saya pastikan kondisi ini cukup berat dirasakan Ibu saya dulu sebagai ibu 3 anak.  Hari ini rasanya kangen Yosua, dan sering keingat masa kecil kami. Ternyata sewaktu kecil kami sering di foto berdua oleh Ba…